Thursday, March 19, 2015

Explore Malaysia, @Batu Caves


Yo, kali ini saya akan membahas trip ke Batu Caves. Apa sih Batu Caves itu ? Daerah mana ?  Buat agan-agan yang belum tahu, tenang aja soalnya saya akan membahas secara detail tentang travel destination yang satu ini. 

Batu Caves merupakan sebuah bukit kapur yang di dalamnya terdapat serangkaian gua dan kuil pemeluk agama Hindu di luar negara India yang paling populer.  Walaupun saya bukan pemeluk agama hindu, tapi saya sangat penasaran dan ingin mengunjungi gua dan kuil tersebut. Tempat ini lokasi-nya agak jauh dari pusat kota, tepatnya terletak di distrik Gombak, 13 Km utara dari Kuala Lumpur. Karena saya tinggal di daerah Sunway serta menggunakan kendaraan pribadi, jadi perjalanan ke tempat ini tidak memakan waktu terlalu lama, kurang lebih sekitar 30 menit menggunakan jalur highway (jalan tol).

Buat agan yang tidak punya kendaraan pribadi saat berada di negara ini,  menggunakan transportasi umum adalah pilihan terbaik. Ada beberapa langkah transportasi yang dapat digunakan, berikut detailnya : 
  1. Cari stasiun LRT / Monorail terdekat dari tempat anda menginap, kemudian agan pergi menuju KL Sentral. 
  2. Setelah sampai di KL Sentral , bergantilah mode transportasi dengan menggunakan KTM yang merupakan Kereta Api Komuter Malaysia.  Belilah tiket dengan tujuan Batu Caves KTM Station. 


Batu Caves Entrance

Begitu sampai di pintu masuk, sudah terlihat patung emas dewa umat hindu yang sangat besar. Disini banyak sekali burung-burung yang sedang berkumpul, dan mungkin karena mereka sudah terbiasa dengan manusia yang lalu lalang di sini, jadi mereka tidak takut mendengan suara langkah kaki. So buat para narcisser yang mau berfoto-foto dengan burung terbang, harus rela nih mengeluarkan kocek untuk beli makanan burungnya. ^_^ 


My sister playing with the birds

Beruntung kami tiba di tempat ini agak pagi, jadi belum terlalu banyak orang yang datang kemari. Tentu saja saya memanfaatkan kesempatan ini untuk bernarsis ria. 


Say Cheeeezzzzeee !!!!!!!

Di sebelah kiri pintu masuk terdapat jejeran patung dewa umat hindu diatas bangunan kuil.


Patung Dewa-dewa umat Hindu


Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Mungkin inilah peribahasa yang paling tepat untuk menggambarkan tempat ini. Sebelum kita dapat menikmati keindahan gua di bukit kapur ini, kita harus melewati tantangan ratusan anak tangga yang terpampang di depan mata. Mungkin bagi masyarakat Indonesia yang sudah terbiasa untuk ziarah ke makam-makam wali, tidak akan kaget melihat tangga-tangga ini. 


Starting Point

Adik saya memutuskan untuk tidak ikut serta ke dalam gua, karena sebelumnya telah mengunjungi tempat ini. Dan dia tidak mau berpanas ria untuk sampai ke atas, jadilah saya seorang diri yang menjelajah tantangan gua ini. 

Semangaattt !!!!  Bentar lagi sampai ......


Sebaiknya persiapkan minuman atau cemilan sebelum memutuskan untuk menaiki tangga. Seperti saya contohnya, saya tidak membawa persiapan apapun ketika menjelajahi tangga ini, jadinya haus dan kering tenggorokan ini selama perjalanan. Beruntung ketika saya sampai di mulut gua, terdapat warung kecil yang menjual minuman. Save~~~



Patung Dewa di mulut gua

Ketika tiba di mulut gua, saya kira saya sudah bisa menikmati keindahan alam bukit kapur ini, ternyata oh ternyata, perjalanan saya masih panjang dari mulut gua.  Hiks..hiks...hiks...
Hampir saja saya menyerah ingin kembali ke bawah, tapi saya kembali berfikir, masa sudah capek tidak bisa menikmati keindahan guanya, sia-sia lah nanti rasa lelah saya. Tentu saja saya memutuskan untuk melanjutkan petualangan ini. 


Di dalam gua ini terdapat kuil utama umat hindu yang hanya diperbolehkan masuk bagi yang ingin bersembahyang. Jadi bagi yang tidak yah, silahkan numpang lewat saja.........


Inside the Caves
Ketika saya pikir sudah dekat dengan main attraction di gua ini, eh ternyata ketemu anak tangga lagi !
OMG.......
Tetapi akhirnya terbayarlah sudah hasil kerja keras dan keringat saya (ha...ha....ha....). Keindahan gua ini membuat saya terkagum-kagum, apalagi begitu melihat cahaya matahari yang bersinar dari atas...
Subhanallah.....Alhamdulliah saya masih bisa menikmati keindahan alammu ya robb. 




Karena adik saya tidak ikut serta naik ke atas bukit ini, jadilah sesi pemotretan diriku tidaklah sebanyak di entrance gate tempat ini. Maklum, malu kalau minta di fotokan oleh sesama turis banyak-banyak. Inilah salah satu kendala untuk para solo traveler, susahnya bernarsis ria. 


Views from above the stairs



Sumber acuan informasi : 


http://id.wikipedia.org/wiki/Batu_Caves

http://www.tripadvisor.com/ShowUserReviews-g298570-d317520-r121646820-Batu_Caves-Kuala_Lumpur_Wilayah_Persekutuan.html

http://www.ktmkomuter.com.my/

http://www.myrapid.com.my/


Wednesday, March 18, 2015

Explore Malaysia, @Merdeka Square

Hello semuanya ~~~ Salam hangat buat yang baru pertama kali baca blog aku. Kali ini aku akan menceritakan pengalaman ku selama traveling ke Malaysia. Walaupun sudah beberapa kali mengunjungi negara ini, tapi baru ada kesempatan untuk sharing my travel story di sini. 

Berkisah dari adikku, Winda yang mulai kuliah di kualalumpur pada tahun 2009, yang memberiku kesempatan untuk mengunjungi negara ini. Pertama kali ke Kualalumpur, di tahun yang sama, aku hanya sempat mengunjungi beberapa tempat saja seperti menara petronas dan sunway lagoon. Karena adikku masih terbilang baru untuk tinggal disini, jadi masih sedikit informasi yang kami dapat tentang tempat ini. 

Kunjungan kedua-ku pada pada bulan juli tahun 2011, setelah menyelesaikan sidang kuliah, aku langsung meluncur ke sini untuk menghabiskan masa-masa kebebasanku, karena tinggal menunggu wisuda kuliah saja. Jadi ku habiskan liburanku selama 3 minggu di Malaysia. Aku pun mengunjungi kota lain selain Kualalumpur, seperti Melaka. 

Selanjutnya adalah kunjungan ku yang ketiga pada bulan november 2014, yang akan aku share detail story-nya disini. Beruntung adikku sudah memiliki kendaraan disini, jadi lebih mudah untuk mengexplore negara ini. 

Hari pertama di Malaysia, aku mengunjungi merdeka square yang sangat terkenal oleh para turis mancanegara. Kali ini aku menggunakan mode transportasi umum, yaitu LRT, tentu saja dengan menggunakan kartu Touch and Go, sehingga lebih mudah dalam bertransportasi.  Untuk ke merdeka square, turun saja di stasiun Masjid Jamek, dan dapat berjalan kaki kurang lebih 6 menit dari stasiun.


Hello all travelers, warm greeting for all reader who follows my articles. This time I want to discuss my experience in exploring Malaysia. Despite my several time visiting this country, but only now I can share my travel stories. 

The first time I went abroad that is to accompany my little sister, winda , that got accepted in one of the college in Malaysia on 2009. At that time not many places that we visit since we still don't have many information about attraction in this country. 

The second time I visit this country on July 2011, After released from my college final exam, I stay there around 3 weeks. I went to another city beside Kuala Lumpur such as Melaka. 

And lastly, I want to share stories on my third time visiting this country. I visit the place on November 2014, fortunately my sister got a car here making it easier to explore this country. The first day in Malay,  I went to the infamous Merdeka Square. This time I visit the place using public transportation, LRT, and using Touch and Go card to make it easier moving around with public transportation. To go to this attraction place , alight at Masjid Jamek Station , and walking for around 6 minutes from LRT station.

Masjid Jamek 
Sebelum sampai ke merdeka square, saya dapat melihat Clock Tower di plaza square, yang banyak diminati oleh turis yang ingin berfoto-foto di sana.  Sayang-nya aku tidak dapat berfoto ria di sini, karena winda tidak ikut bersamaku ke sini, dia masih sibuk dengan kuliahnya, dan baru akan menjemputku sore harinya. Kali ini aku jadi fotographer sajalah. ^_^

Before arriving at Merdeka Square, I can see a Clock Tower at Plaza Square, that has many tourist who want to take picture there. I can't take my self picture in this place, since my sister didn't accompany me, she still busy with her class and will pick me up around 5 PM.  
Well, I will become Photographer today.  ^_^

Clock Tower
Aku menghabiskan waktu di merdeka square hingga ashar tiba, dan kembali ke masjid jamek, untuk melakukan sholat ashar sambil menunggu untuk bertemu adikku winda, yang sedang menuju ke masjid langsung dari tempat kuliahnya. Setelah beberapa waktu menunggu dan bertemu dengannya, kami melanjutkan sesi fotografi di tempat ini. Hasil foto yang di ambil winda memang lebih baik dariku, karena dia belajar skill fotografi di kampus. Kalo diriku yah, hanya otodidak sajalah. 

Di mulailah sesi fotografi bak model yang mengarungi jalanan-jalanan disana. Merdeka square memiliki bangunan-bangunan tua yang di bangun oleh arsitek inggris, A.C Norman yang terinpirasi oleh gaya arsitekture mughal dari India


I went exploring Merdeka Square until Ashar time, and go back to Masjid Jamek to pray while waiting my sister to pick me up. I am waiting for around 1 hour and meet up with her, to continue our photography session in Merdeka Square. She got some skill in photography since she learn it in her class. Well, I am only self though so please don't comment on it. 

We starting our session likes a model who walking around the streets. Merdeka Square got many old building that was builded by British Architecture,  A.C Norman who was inspired by Indian Moghul Architecture.

Crossing the road

Terdapat banyak museum-museum, galeri seni, dan teater musik di wilayah ini yang dapat di kunjungi, sehingga banyak wisatawan-wisatawan baik asing maupun lokal terutama anak-anak sekolah yang mengunjungi merdeka square.

There are many museums, art galleries, and music theater in this place that can be visited, so there are many tourist both foreigner and local who visit this place, especially students.


Museum Musik

Kualalumpur City Gallery
Dan jangan lupa berpose di ikon Kualalumpur City Gallery yang paling terkenal, yaitu I Love KL. Jadi so pasti aku berpose di sana. He..he..he...

Of course you must not forget to pose in the Kuala Lumpur City Gallery's famous icon. I Love KL.

I love KL 
Terdapat lapangan luas di merdeka square yang biasanya digunakan untuk upacara-upacara penting di Malaysia, jadi tentu saja ada Tiang Bendera di tengah lapangan tersebut. Di karenakan tiang nya terlalu tinggi untuk di foto dari bawah, aku berfoto di pangkal tiangnya saja lah.

There is a large field in this place that was used for important ceremony in Malaysia, of course there is a flag pole too. But since the pole is really high, I only took a picture in the flag pole base.




Oh iya, dari tadi aku selalu menyebut-nyebut merdeka square, tapi aku belum kasih fotonya yah. Ini dia nih, bangunan merdeka square yang selalu terdapat di post card atau di peta wisata Malaysia. 

Below is the Merdeka Square picture that I took. Usually, this place always become cover picture in the post card or Malaysian Maps. 

 
Merdeka Square

Tepat di ujung sebelah kiri lapangan di foto merdeka square di atas,  terdapat air mancur dataran merdeka serta taman-taman yang dapat digunakan untuk melepas lelah sejenak setelah berkeliling di sini.

Right on the left side of the field in the above picture of Merdeka Square, there is a dataran merdeka fountain and gardens that we can use to take a short break in there.

Dataran Merdeka

Ini dia foto yang diambil oleh winda, di tengah-tengah air mancur dataran merdeka.

This is my picture that was taken by my sister, Winda, in the middle of fountain.

Hijab Backpacker

Salah satu cita-citaku yang belum kesampaian adalah melancong seorang diri ke luar negeri. Selama ini aku selalu bertraveling berdua dengan adik atau temanku, jadi belum pernah jalan sendirian.

One of my dream that has not been accomplished is to travel abroad by myself.



Setelah istirahat sejenak di taman, kami berencana untuk pulang ke apartemen yang berada di daerah sunway, dan melanjutkan acara makan malam disana.

After a short break at the garden, we went home to our apartment in the sunway area and went dinner there. 

Menunggu lampu hijau untuk menyebrang


Berakhir sudah perjalanan keliling merdeka square, akan saya lanjutkan cerita perjalanan saya keliling malaysia di next post. 

Thus ended the tour of merdeka square, I'll continue my travel stories in exploring Malaysia in the next post.